Free Ongkir Pulau Jawa, Pulau Sumatera, dan kota Besar di Kalimantan

Resiko Tidur Tanpa Selimut, Apa Saja Kira-kira?

Iklim tropis di Indonesia menyebabkan penduduknya cenderung tidak suka tidur tanpa selimut. hal ini dapat dimaklumi, mengingat suhu udara negara dengan iklim tropis cenderung panas. Masyarakat menganggap bahwa tidur menggunakan selimut akan mengakibatkan gerah dan tidur menjadi tidak nyenyak. Anggapan ini tak sepenuhnya salah, namun tak sepenuhnya benar juga. Tidur tanpa selimut sebenarnya juga menimbulkan beberapa resiko, lho! Sudahkah anda tahu hal tersebut? Kira-kira apa saja resiko tidur tanpa selimut, ya?

Kedinginan karena suhu udara yang rendah

Seperti yang anda tahu, suhu pada malam hari cenderung lebih rendah daripada saat siang hari. Hal ini disebabkan oleh pelepasan panas oleh bumi pada malam hari yang kemudian diikuti dengan penurunan suhu pada permukaan bumi. Jika anda berpikir bahwa suhu udara pada malam hari tidak akan terlalu dingin saat musim kemarau, anda justru keliru. Faktanya, malam hari saat musim kemarau akan terasa lebih dingin karena siang harinya juga terasa lebih panas. 

Nah, resiko tidur tanpa selimut pada malam hari adalah anda akan mudah merasa kedinginan. Tidur pada suhu yang rendah memang nyaman, tetapi tubuh juga akan merasa kedinginan jika hal tersebut dilakukan pada waktu yang lama.

Penurunan suhu tubuh

Sadarkah anda bahwa suhu tubuh akan cenderung rendah pada saat memasuki fase tidur? Suhu tubuh manusia memang menurun sesaat sebelum terlelap bertujuan agar otak melepaskan hormon melatonin. Hormon ini berfungsi untuk mengatur ritme sirkardian yang nantinya akan mengirim sinyal pada tubuh bahwa anda sedang bersiap untuk tidur. Penurunan suhu tubuh juga dipercaya sebagai mode hemat daya pada tubuh agar otak dapat berfokus  menjalankan fungsi lainnya.

Resiko tidur tanpa selimut tentu akan membuat suhu tubuh anda dapat turun terlalu banyak. Memang tak sampai tahap membahayakan, namun suhu tubuh yang terlalu rendah juga akan mempengaruhi kenyamanan tidur berupa mudah terbangun di malam hari.

Sulit untuk terlelap

Resiko tidur tanpa selimut satu ini mungkin tidak semua orang mengalaminya. Namun, tahukah anda bahwa selimut dapat membantu anda untuk segera terlelap? Alasan mengapa orang mengalami kesulitan untuk terlelap memang beragam, namun selimut dipercaya dapat membantu anda terlelap dengan cepat. Hal ini disebabkan oleh penggunaan selimut saat tidur membantu untuk melepaskan hormon yang membantu anda merasa rileks. Jika anda merasa rileks, maka anda dapat segera terlelap setelah berbaring di tempat tidur.

Tidur terganggu oleh nyamuk

Tidur terganggu oleh nyamuk memang sangat menyebalkan. Selain suaranya yang bising, bekas gigitan nyamuk akan terasa sangat gatal dan membekas hingga beberapa saat. Anda tak mau mengorbankan waktu tidur yang berharga hanya karena nyamuk, bukan? Inilah resiko tidur tanpa selimut lainnya. Jika saja anda tidur menggunakan selimut, maka tubuh anda akan terlindung dari gigitan nyamuk. Tentu hal ini juga dapat meningkatkan kenyamanan anda saat tidur.


Nah, itu tadi beberapa resiko tidur tanpa selimut. Apakah anda masih memutuskan untuk tidur tanpa selimut? Semoga saja tidak, ya. Belilah satu selimut sebagai pelengkap tidur anda di malam hari agar terhindar dari resiko tidur tanpa selimut yang telah disebutkan di atas. Jika anda hendak membeli selimut, pastikan untuk membeli selimut dengan kualitas terbaik yang bisa anda dapatkan, misalnya saja selimut berat atau weighted blanket milik ARTER.

Selimut berat ARTER dibuat dari bahan terbaik untuk mengingkatkan kualitas tidur anda. Didesain memiliki berat 8-12% dari bobot tubuh anda menjadikan selimut berat ARTER mampu memberikan sensasi pelukan yang membantu anda tertidur nyenyak. Tak perlu khawatir merasa gerah jika menggunakan selimut berat ARTER karena bahan penyusunnya terasa lembut, halus, dan sejuk di kulit.

Tertarik untuk mencoba? Pastikan membeli selimut berat terpercaya hanya di ARTER