Free Ongkir Pulau Jawa, Pulau Sumatera, dan kota Besar di Kalimantan

Mengapa Orang Suka Tidur Tanpa Selimut

Selimut adalah salah satu teman tidur yang dapat digunakan untuk memaksimalkan kualitas tidur anda. Namun, kehadiran selimut ini tak sepenting bantal maupun kasur dalam hal menemani tidur. Perdebatan mengenai tidur tanpa selimut dan dengan selimut bagaikan perdebatan cara makan bubur tanpa diaduk dan dengan diaduk. Memang terdengar remeh dan tidak penting, namun beberapa orang memiliki alasan tersendiri untuk menyukai tidur tanpa selimut.

 

Kira-kira, mengapa orang suka tidur tanpa selimut, ya? Apa saja alasannya? Mari simak artikel ini untuk mengetahui jawabannya!

Selimut dapat menimbulkan gerah

Mungkin alasan ini adalah jawaban yang paling sering didengar jika ada pertanyaan, “Mengapa orang suka tidur tanpa selimut?” Perlu diingat bahwa Indonesia merupakan negara tropis, sehingga sebagian besar wilayahnya cenderung panas baik pada siang maupun malam hari. Sementara itu, penggunaan selimut ketika tidur identik sebagai cara menghangatkan diri saat udara terasa dingin. Oleh karena itu, beberapa orang lebih suka tidur tanpa selimut karena menganggap bahwa selimut dapat menimbulkan gerah. Orang-orang tersebut beranggapan bahwa tidur tanpa selimut saja terkadang cukup gerah, apalagi jika harus tidur dengan menggunakan selimut.

Bahan selimut memicu gatal pada kulit

Hayo, siapa tim suka tidur tanpa selimut karena alasan ini? Jika anda merasa gatal ketika menggunakan selimut saat tidur, mungkin anda kurang tepat dalam memilih bahan selimut. Perlu diingat bahwa selimut terbuat dari beragam bahan yang memiliki beragam karakteristik pula. Pastikan anda memilih selimut tanpa bahan yang dapat memicu reaksi alergi, mengingat alergi adalah salah satu alasan timbulnya gatal-gatal saat menggunakan selimut. Selain itu, anda harus rajin membersihkan atau mencuci selimut di rumah agar tidak terjadi penumpukan debu pada selimut anda. Selimut yang bersih juga dapat terhindar dari tungau, serangga kecil yang juga menimbulkan gatal pada kulit.

Semakin lama digunakan, selimut terasa tak nyaman

Beberapa orang yang lebih suka tidur tanpa selimut beralasan bahwa selimut yang mereka gunakan semakin lama terasa semakin tak nyaman. Hal ini bisa saja terjadi apabila selimut tidak dirawat sesuai dengan petunjuk perawatan yang diberikan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, selimut terbuat dari beragam bahan dengan beragam karaktersitik. Masing-masing bahan tersebut memiliki cara perawatannya tersendiri.

Biasanya, petunjuk perawatan akan diberikan pada pembeli dalam bentuk kertas petunjuk maupun potongan kecil kain pada salah satu ujung selimut. Pastikan anda mengikuti petunjuk perawatan tersebut agar selimut tetap awet dan kualitasnya tidak berkurang walau sering dibersihkan. Jika selimut selalu terasa nyaman, mungkin anda akan mempertimbangkan untuk berhenti tidur tanpa selimut.


Nah, itu tadi beberapa alasan mengapa orang suka tidur tanpa selimut. Jika anda termasuk orang tersebut, anda dapat mempertimbangkan beberapa saran yang telah diberikan lalu mencoba tidur menggunakan selimut. Memang tidak ada jaminan anda akan langsung suka tidur menggunakan selimut, namun tak ada salahnya mencoba, bukan?

Jika anda ragu untuk membeli selimut di sembarang tempat, anda dapat mempercayakan pembelian selimut di ARTER. Selimut yang diproduksi oleh ARTER merupakan selimut berat atau weighted blanket yang memiliki berat 8-12% dari bobot tubuh anda. Ukuran berat ini bertujuan agar selimut berat dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi anda ketika tidur. Selain itu, selimut berat ARTER menggunakan bahan yang hypoallergenic alias tidak menimbulkan reaksi alergi dan aman bagi anda yang memiliki kulit sensitif. Jadi, anda tidak perlu takut gatal-gatal lagi saat menggunakan selimut.